Benarkah Indonesia Memproduksi Sampah Plastik Terbanyak Kedua di Dunia?

Hasil penelitian yang diinformasikan oleh Jenna Jambeck mengatakan bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang menghasilkan sampah plastik terbanyak di dunia setelah Tiongkok. Julukan sebagai negara kedua yang menghasilkan jumlah sampah plastik terbanyak di dunia, sudah melekat beberapa tahun ini di Indonesia.

Meskipun belum memiliki parameter yang jelas, sayangnya hasil dari penelitian ini dipercaya banyak kalangan, termasuk pemerintah, lembaga swasta, baik di dalam atau luar negeri.

Sudah berbagai upaya dilakukan untuk mengungkap produksi sampah plastik yang ada di lautan Indonesia dan menjadi tugas yang penting. Informasi tentang Indonesia yang menjadi negara kedua dengan produksi sampah terbanyak pun harus dibuktikan kebenarannya.

Hal ini karena wilayah lautan di Indonesia berbatasan langsung dengan beberapa negara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Australia, dan Filipina. Meskipun memiliki batasan teritorial, wilayah laut tetap tidak bisa dipisahkan seperti halnya wilayah daratan.

Dengan melakukan penelitian, kita bisa memetakan produksi sampah yang ada di darat dan masuk ke lautan dan kemudian dicari solusinya. Mengingat kalau sampah plastik yang tidak dibuang ke dalam tempat sampah fiber memang diketahui akan berdampak negatif pada ekosistem di laut. Maka dari itu, diharuskan adanya penanganan yang komprehensif dengan memulai penelitian produksi sampah plastik di laut.

Salah satu masalah yang sering ditemukan di laut ialah terganggunya biota yang ada di laut beserta sumber daya laut lainnya. Sampah plastik yang masuk ke dalam air, diketahui membawa partikel mikro dan nano plastik yang akan sangat berbahaya karena bisa termakan oleh ikan.

Sebenarnya pemerintah Indonesia sudah membuat rencana untuk pengelolaan sampah di laut. Dengan rencana yang dibuat oleh pemerintah ini diharapkan pada tahun 2025 produksi sampah plastik bisa berkurang sampai 70% jumlahnya.

Memang hal ini bukanlah target yang mudah, apalagi jika hanya mengandalkan usaha pemerintah saja dan tidak ada dukungan dari masyarakat dan pihak swasta. Maka dari itu, semua pihak harus memiliki kesadaran untuk membantu pemerintah supaya apa yang diprogramkan oleh pemerintah bisa terlaksana.

About the Author: adminalbertcohen