Cara Merawat Jeruk Pamelo Madu

Menikmati buah jeruk saat cuaca sedang panas tentu saja sangat nikmat dan tentunya menyegarkan. Apalagi jika rasa buahnya manis tanpa rasa asam sedikitpun. Buah jeruk dengan rasa sangat manis dan tanpa rasa masam adalah buah jeruk pamelo madu. Buah dengan ukuran jumbo tetapi memiliki rasa manis yang luar biasa.

Bibit jeruk pamelo madu belum terlalu mudah untuk didapatkan karena masih sangat jarang orang yang membudidayakannya. Buah ini justru lebih banyak diimpor dari luar negeri seperti Malaysia dan Juga Hongkong. Maka dari itu jika anda ingin membudidayakannya di Indonesia maka peluang usaha anda akan sangat terbuka lebar. Jika anda berminat mari kita berkenalan dengan jenis buah anggur yang satu ini.

Jeruk pamelo madu atau banyak orang yang menyebutnya sebagai jeruk bali adalah merupakan tanaman buah jeruk yang memiliki ukuran sangat besar alias jumbo. Bahkan bobot satu jeruk pamelo madu ini bisa mencapai 3 kg. Bayangkan jika satu pohon bisa menghasilkan 50 buah maka berapa kg yang bisa anda panen.

Tentunya ukuran buah yang besar juga tidak didapatkan begitu saja, beberapa hal seperti perawatan buahnya harus diperhatikan dengan seksama. Lalu apa saja cara perawatan dari bibit jeruk pamelo madu ini?

1.    Penyiraman

Hal penting pertama dan paling dasar dari menanam sebuah bibit tanaman adalah melakukan penyiraman. Penyiraman bibit jeruk pamelo bisa anda lakukan setiap hari setiap pagi dan sore hari atau pada waktu maghrib. Jika cuaca sedang hujan atau saat musim hujan bibit jeruk pamelo madu ini tidak perlu disirami. Cukup perhatikan saja agar tidak ada tanah yang menggenangi perakarannya karena dapat membuat bibit menjadi mati. Saat musim kemarau tingkatkan intensitas penyiraman. Setiap kali bibit terlihat layu maka berikan air.

2.    Pemupukan

Pemupukan juga harus dilakukan secara rutin dan juga bertahap. Sebenarnya anda cukup menggunakan pupuk kandang untuk memupuk bibit jeruk pamelo madu ini. Tetapi tidak masalah juga jika ingin menambahkan pupuk anorganik. Berikan pupuk kandang setiap satu tahun dua kali atau setiap 6 bulan sekali untuk merangsang pertumbuhan dan pembungaan bibit. Anda bisa memberikan pupuk anorganik dengan cara melihat dosis yang ada dalam kemasan karena jika terlalu berlebihan dalam pemupukan maka bisa mempengaruhi pohon yang ditanam. Biasanya buahnya kurang maksimal.

3.    Penggemburan Tanah dan Penyiangan

Penggemburan tanah harus dilakukan agar penyerapan nutrisi terjadi lebih lancar. Penggemburan tanah juga bisa memudahkan tanah masuk ke dalam tanah tanpa harus menggenangi pohon. Kemudian anda harus melakukan penyiangan pada gulma dan rumput liar yang tumbuh di sekitar bibit. Tujuan dari penyiangan tentu saja agar nutrisi tidak terbagi dan dicuri oleh gulma maupun rumput liar tersebut.

4.    Penjarangan Buah

Lakukan penjarangan buah saat pohon yang anda tanam sudah mulai berbuah. Penjarangan buah perlu dilakukan agar buah yang sudah tumbuh bisa mencapai ukuran maksimalnya. Jika tidak dilakukan biasanya buah akan tumbuh lebih kecil dari ukuran seharusnya karena nutrisi terbagi dan ruang untuk tumbuh yang tidak ada.

Itulah beberapa hal yang harus dilakukan dalam merawat bibit jeruk pamelo madu. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

 

Sumber : https://www.bibitbuahku.com/jual-bibit-jeruk-pamelo-madu.htm

You May Also Like

About the Author: adminalbertcohen