Contoh Artikel Pendidikan yang Baik dan Benar

Artikel pendidikan adalah karya tulis yang membahas mengenai pendidikan. Pendidikan yang dimaksud secara luas baik formal maupun informal. Artikel pendidikan dimaksudkan untuk memberikan informasi terkait dengan pendidikan kepada khalayak pembaca.

Artikel biasanya dipublikasikan di media media daring seperti blog, website, atau forum online. Atau juga ke media cetak seperti majalah, koran, atau buku.

Artikel pendidikan sendiri sangatlah luas pembahasannya mulai dari tujuan pendidikan, sistem pendidikan, kurikulum, metode dalam mendidik, tenaga pendidik, sampai evaluasi pendidikan. Semua ini masih terkait dengan topik pendidikan. Dalam sebuah artikel ilmiah yang baik, sebaiknya menyertakan sumber yang kredibel, pembahasan yang logis dan rinci agar argumen yang disampaikan valid dan kuat sehingga dapat diterima pembaca.

Multiple Intelligence

Terdapat konsep yang menarik dan secara utuh dapat menggambarkan kecerdasan yang disebut dengan multiple intelligence atau kecerdasan majemuk.

Teori ini mengungkapkan mengenai kecerdasan majemuk yang dimiliki setiap orang. Terdapat 9 jenis kecerdasan diantaranya adalah kecerdasan visual spasial, matematis & logika, naturalis, interpersonal, intrapersonal dan lainnya.

Seorang siswa tidak lagi dilihat dari satu sisi kecerdasan namun setiap siswa dianggap unik dengan kecerdasannya masing-masing. Ini adalah konsep yang lebih diterima di kalangan pendidik.

Penemuan alat ukur kecerdasan dengan IQ test tak lagi relevan sebab yang diukur tak lebih dari kecerdasan logis matematis dan visual spasial saja.

Dampak teori ini sangatlah besar bagi dunia pendidikan yang membuat guru mampu memahami siswa lebih jauh dan lebih baik. Siswa dilatih tak hanya untuk memperbaiki kekurangannya saja, namun lebih dari itu, kecerdasan yang menjadi keunggulannya terus dilatih dan dikuatkan.

Mengenai cara belajar juga menjadi lebih baik. Siswa yang punya kecerdasan musik akan lebih mudah menangkap pelajaran dengan irama. Siswa yang punya kecerdasan fisikal akan lebih baik menerima pelajaran dengan peragaan fisik dan pengalaman fisik. Demikian seterusnya.

Sebagian sekolah bahkan membagi kelas berdasarkan kecerdasan siswanya agar siswa dapat menjadi lebih mampu menangkap pelajaran yang disampaikan oleh guru.

You May Also Like

About the Author: adminalbertcohen