Larangan Ngerumpi dalam Agama Islam

Baiklah saudara sekalian yang kami banggakan dalam artikel ini kami akan sampaikan tentang Ngerumpi. Dimana perbuatan ini sudah menjadi buah bibir bani adam yang tidak bisa menahan diri dari ngerumpinya. Secara ringkas kami akan terangkan disini tentang ngerumpi atau dalam kata lain disebut dengan kata ghibah.

Larangan Ngerumpi dalam agama Islam

Ngerumpi itu adalah salah satu perbuatan yang dilarang dalam syari’at Islam. Tapi sampai hari ini masih banyak orang yang suka ngerumpi membicarakan perbuatan orang lain yang tidak pantas untuk dibicarakan.

Pengertian Ngerumpi

Ngerumpi itu artinya menyebut-nyebutkan suatu hal yang ada pada diri seorang muslim, padahal yang bersangkutan itu tidak suka jika disebut-sebutkan di kerumunan orang. Baik perihal tersebut itu menyangkut fisiknya, keadaannya, agamanya dan yang semisalnya.

Banyak orang suka mengolok-olokan orang lain, menggunjing orang lain dengan maksud menghina. Atau suka meniru-niru gerakannya atau tingkahnya dengan tujuan merendahkan. Dalam islam kelakuan seperti ini dilarang karena membuat orang lain tidak nyaman.

Dosa Ngerumpi

Sudah banyak diterangkan dalam beberapa keterangan baik dalam hadits maupun yang lainnya bahwa; Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam telah membicarakan tentang ngerumpi itu adalah perbutan yang membuat orang yang dibicarakannya teraniaya karena ulah orang yang ngerumpi tadi.

Oleh karena itu perbuatan tersebut adalah dosa dan termasuk juga sama dengan telah barbuat aniaya atau dzolim. Tentang ngerumpi Imam Nawawi menjelaskan bahwa ngerumpi itu adalah mengata-ngatakan kejelekan orang lain pada saat yang bersangkutan tidak ada. Dan beliau, Imam Nawawi juga menyampaikan tentang dosa ngerumpi dalam kitabnya Al-Adzkar bahwa ngerumpi itu adalah perbuatan yang amat sangat jelek.

Hukum Ngerumpi

Hukumnya Ngerumpi adalah haram menurut kesepakatan para ulama. Bahkan ngerumpi itu masuk pada perbuatan dosa besar. Memang sepintas terlihat sepele, tapi sesungguhnya perbuatan ini justru berat, masalahnya menyangkut soal nama baik seseorang. Terlebih kalau yang dirumpinya masih saudara muslim itu sendiri. Berhentilah wahai saudaraku dari ngerumpi. Inilah yang kami sampaikan semoga manfaat.

Kunjungi website: https://www.fiqih.co.id/

You May Also Like

About the Author: adminalbertcohen