Pengertian, Struktur dan Unsur-unsur Cerpen

contoh cerpen

Menurut pandangan dari Jacob, cerpen adalah suatu kesatuan dengan utuh dan hanya berisi sesuatu yang penting saja. Cerpen menurut Jacob tidak memuat sesuatu yang terlalu banyak, mengandung makna, dan strukturnya tersusun secara pas dengan struktur lengkap.

Ada pula pendapat Adi Stanton yang menyatakan cerita pendek harus mempunyai bentuk yang padat. Dalam hal ini, penulis cerpen akan menceritakan karakter dan tokoh untuk melengkapi kisahnya dan mengatur tindakan yang akan dilakukan oleh para peran tersebut.

contoh cerpen

Ahli lainnya yang mendefinisikan tentang cerpen adalah The Liang dan A. Widyamartaya. Berdasarkan pendapat keduanya cerpen diartikan sebagai prosa pendek yang berisi cerita khayalan dengan panjang maksimal hanya 10.000 kata saja.

The Liang dan A. Widyamartaya menyimpulkan bahwa tujuan dari penulisan cerpen adalah untuk memberikan kesan kuat bagi para pembaca karena prosa ini mengandung unsur drama. Keduanya juga mendefinisikan bahwa alur cerita di dalam cerpen disebut sebagai konflik dramatik.

H.B Jassin mengartikan cerpen sebagai cerita yang ditulis secara singkat dengan berpatokan pada 3 bagian penting. Bagian dalam cerpen antara lain adalah perkenalan, pertikaian, dan penyelesaian yang merupakan satu kesatuan utuh.

Selanjutnya, pengertian cerpen menurut Kosasih adalah prosa pendek yang menceritakan sepenggal kehidupan tokohnya. Menurut Kosasih, kisah yang ada dalam cerpen penuh dengan pertikaian maupun peristiwa lainnya, baik yang mengharukan atau menyenangkan.

Kosasih berpandangan bahwa cerpen mengandung kesan yang tidak mudah untuk dilupakan para pembacanya. Hal ini dikarenakan cerpen tersusun dari sepenggal kisah dalam kehidupan tokoh yang mempunyai sifat dramatis.

Selain beberapa pendapat tersebut, Survey menuangkan definisi cerpen dalam Regina Bernadette yang menyebutkan bahwa cerita pendek merupakan karya sastra berbentuk naratif. Karya sastra ini menampilkan bagian dari kehidupan tokohnya dan mengangkat suatu permasalahan tertentu.

Ada pula ahli lain, yaitu A. Bakar Hamid  yang mendefinisikan bahwa panjang karya cerpen berkisar antara 500 hingga 20.000 kata. Cerita pendek ini menurutnya merupakan kisah yang ditulis dengan adanya tokoh dan plot. 

Struktur Cerpen

Cerpen merupakan jenis teks yang memiliki struktur-struktur tertentu, sehingga tidak asal ditulis begitu saja. Berikut ini berbagai struktur cerpen yang perlu Anda ketahui : 

  1. Bagian “Abstrak” : yang berfungsi untuk menggambarkan gambaran umum keseluruhan isi cerita. Bisa berupa tahap awal yang memuat ide kasar penulis dan tidak bisa dibuat acuan untuk menebak cerita selanjutnya. 
  2. Bagian “Orientasi” : yang berfungsi untuk mengenalkan isi cerita pada para pembaca. Bagian ini meliputi setting, baik latar tempat, latar waktu, atau latar suasana yang terjadi pada cerita. 
  3. Bagian “Komplikasi” : yang berfungsi untuk menjabarkan peristiwa yang sedang terjadi. Komplikasi ini bisa berisi berbagai masalah atau kesulitan yang terjadi dan dihadapi oleh para tokoh dalam cerita tersebut. 
  4. Bagian “Konflik” : yang berfungsi untuk menjelaskan berbagai konflik yang semakin dikembangkan oleh sang penulis. Biasanya bagian konflik dibuat dengan mendekati bagian puncak. 
  5. Bagian “Evaluasi” : yang berfungsi untuk menjelaskan berbagai jalan penyelesaian yang berfungsi untuk mengurai satu persatu permasalahan yang sedang dihadapi. Biasanya bagian ini mendekati bagian akhir sebuah cerpen.
  6. Bagian “Resolusi” : yang berfungsi untuk menjelaskan penilaian akhir sebuah cerita serta menjabarkan satu persatu kondisi akhir dari para tokoh. 
  7. Bagian “Koda” : yang berfungsi untuk menutup cerita tersebut agar nantinya pembaca mengetahui pesan yang akan disampaikan penulis secara eksplisit. 

Itulah berbagai struktur cerpen yang harus Anda ketahui. Pada umumnya, ketujuh struktur tersebut muncul pada setiap cerita pendek yang Anda baca. 

Unsur Intrinsik Cerpen

Setelah mengetahui berbagai struktur dalam cerpen, Anda perlu mengetahui unsur intrinsik serta ekstrinsik suatu cerita pendek. Berikut ini berbagai unsur intrinsik yang ada pada sebuah cerpen : 

1. Tema 

Bagian tema menjelaskan tentang konsep yang akan dibangun pada sebuah cerita. Penulis biasanya terlebih dahulu menentukan tema atau ide dasar sebuah cerpen sebelum mengembangkannya menjadi karya tulis yang menawan. 

2. Penokohan 

Penokohan dalam cerita pendek menjadi hal yang sangat penting untuk bisa membawa pembaca memahami cerita yang diberikan. Berbagai jenis penokohan diantaranya seperti protagonis, antagonis, tritagonis, dan figuran. 

3. Alur 

Alur / plot adalah jenis jalan cerita yang akan disampaikan oleh penulis cerpen. Contoh dari alur adalah alur maju, alur mundur, hingga alur maju – mundur. Biasanya alur mundur bisa disebut juga dengan istilah “flashback”. 

4. Setting / Latar 

Unsur intrinsik cerpen lainnya yaitu setting atau latar, yang bisa digunakan untuk membahas tentang latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. 

5. Sudut pandang 

Sudut pandang adalah jenis unsur intrinsik yang ada pada sebuah cerpen, dan berfungsi untuk menjelaskan pandangan penulis terhadap cerita tersebut

6. Gaya bahasa 

Gaya bahasa dalam cerpen juga biasanya ditunjukkan secara implisit dan konsisten dari bagian awal hingga akhir cerita. 

7. Amanat

Bagian amanat biasanya tampil pada bagian akhir sebuah cerita pendek. Penulis akan memberikan amanat sesuai dengan jalan cerita yang telah dibuat. 

Anda dapat menemukan berbagai contoh cerpen di luar sana. Cerita pendek dapat bermacam-macam jenisnya, bisa juga berasal dari kehidupan nyata tapi juga bisa berasal dari kehidupan fiksi seperti kisah tentang hewan langka di Indonesia yang akan menuju kepunahan.

Cerpen tentang hewan langka ini biasanya dikhususkan bagi cerita anak-anak agar kita turut menjaga kelestarian alam di Indonesia.

Selain cerpen anak, masih banyak lagi contoh cerpen seperti cerpen motivasi, cerpen kehidupan, cerpen cinta, cerpen kebudayaan dll.

You May Also Like

About the Author: adminalbertcohen