Program Beasiswa SBMPTN 2021

Pendidikan lanjutan yang akan ditempuh oleh para siswa dari sekolah menengah adalah perguruan tinggi. Namun, kendala yang sering dialami oleh murid yaitu biaya pendidikan dengan jumlah besar. Untuk mengatasi hal tersebut, kini ada beasiswa untuk para calon mahasiswa yang hendak mendaftar pada SBMPTN. Beasiswa ini dinamakan program Bidikmisi dan diselenggarakan pada tahun 2021.

Untuk bisa mendapat beasiswa ini, para murid diharuskan memenuhi kualifikasi tertentu yang telah ditetapkan. Namun, terlebih dahulu, siswa haruslah mengetahui apa saja persyaratan dan jadwal diselenggarakannya SBMPTN tersebut. Kemudian, peserta didik harus melengkapi apa saja yang diperlukan untuk memperoleh program bidikmisi dan bisa dilihat sebagai berikut :

Persyaratan mendaftar beasiswa

Hal pertama yang harus dipenuhi sebagai persyaratan beasiswa SBMPTN yaitu merupakan siswa SMA sederajat dan lulus pada tahun ini. Jika Anda merupakan lulusan tahun lalu, pastikan bahwa tidak pernah menerima program bidikmisi ini sebelumnya, serta tidak melanggar persyaratan penerimaan murid baru pada kampus yang hendak dituju. Sedangkan untuk batas usia yang ditetapkan yaitu maksimal 21 tahun pada saat pendaftaran.

Syarat selanjutnya yaitu, hendaknya mempunyai rekomendasi dari kepala sekolah SMA atau sederajat sebelumnya berupa potensi akademik yang unggul dan dibuktikan secara akurat. Orang tua atau wali murid calon penerima beasiswa ini, ditetapkan memiliki tingkat pendidikan maksimal jenjang S-1 atau D-4 (Diploma).

Persyaratan untuk beasiswa SBMPTN selanjutnya, orang tua atau wali murid memiliki penghasilan bruto atau kotor sejumlah Rp.3.000.000,- maksimal per bulannya, atau jika dibagi masing-masing memiliki pendapatan Rp.750.000,-.  Para siswa calon penerima program ini bisa memilih antara PTN atau PTS yang dituju dengan ketentuan berupa lolos seleksi masuk SNMPTN, SBMPTN maupun ujian mandiri, politeknik, juga UT.

Cara mendaftar beasiswa

Jika Anda sudah melengkapi serta memenuhi persyaratan yang ada, langkah selanjutnya yaitu mendaftar pada program beasiswa tersebut. Adapun alur pendaftaran yang pertama, peserta didik mengakses alamat bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id dan lengkapi data diri mereka dengan benar. Jika sudah terisi, siswa akan mendapat KAP juga PIN, lalu jelajahi web pendaftaran.sbmptn.ac.id dan masuk menggunakan KAP dan PIN yang diterima.

Pada halaman tersebut, calon siswa bisa melengkapi tahap pendaftaran untuk mendapat beasiswa SBMPTN hingga sesi akhir. Setelah bagian pengisian sudah lengkap dan benar kemudian cetak kartu peserta SBMPTN, kartu itu bisa menjadi salah satu bukti bahwa murid tersebut sudah ikut pada program ini.

Selain bidikmisi SBMPTN, kini ada cara lain dan lebih mudah untuk mendaftarkan diri sebagai penerima beasiswa. Pertama, yaitu dengan mengakses halaman goKampus.com lalu siswa bisa memilih program beasiswa yang ada di dalamnya beserta pilihan kampus yang diinginkan. Ikuti tahapan selanjutnya dengan mengisi data diri dan kelengkapan berkas. Terakhir, calon peserta didik akan dikenakan biaya Rp.50.000,- dan otomatis sudah berhasil dalam pengajuan program ini.

Jika sudah berhasil pada pendaftaran beasiswa SBMPTN, tahap selanjutnya yaitu siswa mengikuti ujian SBMPTN bersama peserta didik lainnya dan jika lolos pada ujian tersebut maka peluang mendapat beasiswa semakin besar. Setelah dinyatakan berhasil, akan ada perwakilan dari program ini untuk melakukan survey pada kediaman calon mahasiswa yang bertujuan untuk menyamakan data dengan fakta di lapangan.

Informasi tentang beasiswa SBMPTN tersebut semoga bisa menambah pengetahuan Anda yang kini tengah mencari dan tertarik untuk ikut serta dalam program ini. Jika lolos seleksi dan menjadi salah satu peserta didik yang terdaftar, semoga bisa mempergunakan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya hingga lulus perguruan tinggi dan menjadi sarjana.

You May Also Like

About the Author: adminalbertcohen