Tanaman yang Mengandung Minyak Atsiri

Minyak atsiri adalah jenis minyak yang berasal dari bahan nabati, mudah menguap pada suhu kamar tanpa mengalami dekomposisi atau dibiarkan terbuka, dan memiliki bau seperti tumbuhan aslinya (khas). Minyak atsiri biasanya tidak berwarna, terutama ketika segar atau baru diekstraksi dari isolasi, tetapi seiring waktu, proses oksidasi membuatnya lebih gelap dan bercahaya.

Untuk mencegah proses ini, antara lain, disimpan secara lengkap dan tertutup rapat. Minyak atsiri dapat didefinisikan sebagai produk destilasi uap dari bagian tumbuhan. Minyak atsiri dapat mengandung lusinan atau bahkan ratusan campuran volatil dan non-volatil yang bertanggung jawab atas aroma dan rasanya yang khas.

Kata minyak atsiri berasal dari kata quintessence, yang berarti komponen penting atau perwujudan murni suatu zat, dan dalam konteks ini mengacu pada aroma atau esensi yang dikeluarkan oleh beberapa tanaman (misalnya bunga, rempah-rempah dan daun). Kata minyak esensial adalah istilah yang jauh lebih jelas dan lebih akurat secara teknis untuk menggambarkan minyak esensial.

Artinya, minyak atsiri yang secara harfiah berarti minyak atau minyak terbang yang menguap, dapat dikeluarkan dari bahan dengan cara direbus dalam air atau dengan mentransfer uap melalui minyak yang terkandung dalam bahan baku. Minyak atsiri merupakan produk dengan bau khas untuk pengembangan proses tanaman. Nah berikut ini tanaman yang mengandung minyak atsiri.

 

Tanaman yang Mengandung Minyak Atsiri

1.Nilam(Patchouli)

Ada tiga jenis nilam, yaitu nilam sabun, nilam jawa, dan nilam Aceh atau nilam hutan. Dari ketiga varietas tersebut, Nilam Aceh merupakan yang memiliki kandungan minyak paling tinggi. Minyak nilam dapat digunakan sebagai pengikat wewangian seperti parfum dan kosmetik.

2. Akar Wangi (Vetiver)

Vetiver adalah sejenis rumput yang memiliki bau harum dan khas. Dalam hal ini, akar wangi banyak digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan kosmetik, parfum dan pewangi sabun. Kamu bisa mendapatkan minyaknya menggunakan mesin penyulingan minyak atsiri dan alat destilasi minyak atsiri.

3. Sereh (Citronella)

Serai termasuk dalam keluarga rumput. Ada dua jenis serai wangi, yaitu varietas Mahapegiri (minyak sereh jawa) dan varietas Lenabatu (minyak sereh Zylon). Namun, minyak terbaik menghasilkan varietas Mahapegiri. Minyak ini banyak digunakan untuk wewangian

Semprotan, sabun, desinfektan, poles, pestisida nabati untuk meningkatkan angka oktan bahan bakar.

4.Cengkeh (Clove)

Tanaman anyelir memiliki keunikan tersendiri karena semua bagian pohonnya mengandung minyak. Namun, kandungan minyak tertinggi dalam bunga adalah 20%. Minyak cengkeh sering dijual dalam produk seperti eugenol asetat, eugenol, yang digunakan sebagai bahan pembuatan parfum.

5.Pala (Nutmeg)

Tanaman yang dapat tumbuh di tanah berpasir yang bercampur humus dapat menghasilkan minyak atsiri sekitar 7-16%. Biji pala muda dapat menghasilkan lebih banyak minyak dibandingkan biji pala tua.

6.Kenanga (Cananaga)

Pohon kenanga merupakan tanaman yang biasa ditanam di pekarangan rumah atau di pekarangan rumah. Tanaman ini dapat menghasilkan minyak atsiri, dengan kandungan minyak tertinggi terdapat pada bunga berwarna kuning tua. Minyak kenanga sendiri digunakan dalam industri sabun wangi.

7.Cendana (Sandalwood)

Minyak cendana yang diperoleh dari penyulingan hati cendana membutuhkan waktu yang lama. Minyak ini memainkan peran penting dalam industri wewangian. Selain itu, minyak ini merupakan bahan baku untuk mengikat parfum terkenal seperti violet, cassie, rose, reseda dan sebagainya.

 

Nah itulah tanaman yang mengandung atsiri, semoga dengan artikel kali ini dapat bermanfaat dan terimakasih.

You May Also Like

About the Author: adminalbertcohen